Program 10/10 = 10jt/bln | Unlimited | Join With Us IBO NUMBER 2443292 | Sanit Asni | HP. 081385686921
Photobucket

Kamis, 31 Maret 2011

91 Seconds

The Perfect Storm of Opportunity













Industri Kebugaran + e-Commerce

Industri Kebugaran +  e-Commerce – Sebuah Pasangan Cocok Dalam Meraih Kemakmuran ! 

Apabila anda tertarik untuk hidup lebih panjang, sehat dan sejahtera, maka artikel ini adalah untuk anda.  Temukan kenapa usaha berbasis internet dalam industry kebugaran adalah kesempatan berwirausaha yang terbaik sekarang ini !

Ada 4 trend dunia saat ini:   

1. Kelompok usia senior mapan dan matang semakin matang.  Selama 18 tahun (1946-1964) 50.000 bayi lahir di dunia setiap hari.  Setiap hari sekarang 50.000 bayi tersebut mencapai usia 50 tahun ke atas dan semakin peduli pada keamana financial dan kesehatan mereka. Menjadi kelompok konsumen terbesar di dnia saat ini, mereka sebenarnya menggerakkan trend dunia menuju penyembuhan dan pengobatan alami.

2.  Perubahan pola pikir dari resep obat menjadi pendekatan alami untuk menjadi  sehat.  Lebih dari 75% kematian karena “stroke”, penyakit jantung atau kanker, dan 50% daripadanya terkait dengan buruknya makanan.  Obesitas (kelebihan berat badan) adalah epdemis global dan riset membuktikan bahwa 70% orang ingin menurunkan berat badan minimum 5 kg.  Sekitar 600 juta orang di dunia sakit karena kelebihan berat badan – ini dua kali lipat disbanding 20 tahun lalu.  Untuk pertama kalinya dalam sejarah, sangat mungkin kita akan hidup lebih lama dari anak-anak kita.    Tidak mengherankan bahwa industri kebugaran dari US$ 200 Milyar diperkirakan mencapai US$ 1 Trilyun.  Sejarah telah menunjukkan bahwa dalam kurun waktu singkat 20 tahun industri kebugaran sampai saat ini telah meraih setengah dari pencapaian industri mobil  -- yaitu pertumbuhan 500% !  Tidak buruk ntuk sebuah industri yang masih bayi.

3.  Keinginan untuk bekerja dari rumah.  Cara kita mendapatkan penghasilan sekarang ini juga berubah dan perusahaan-perusahaan besar semakin banyak yang melakukan PHK untuk menurunkan pengeluaran. Kita lebih bergantung banyak pada computer daripada orang dan kehebatan teknologi memungkinkan orang bekerja dari rumahnya dengan nyaman – dimanapun di dunia ini.



Harga bahan bakar bensin, kekurangan waktu, ketakutan akan keamanan, rendahnya kualitas hidup dan faktanya 80% orang bekerja full-time tidak menyukai pekerjaannya adalah beberapa     alasan-alasan kenapa orang lebih memilih bekerja dari rumah.

Usaha dari rumah di negara maju sudah melibatkan lebih dari 50% tenaga kerja produktif dan ini akan melesat jumlahnya sejalan dengan meningkatnya kesadaran orang bahwa bekerja dari rumah dapat memberikan kebebasan keuangan daripada tetap bekerja untuk orang lain.

4. E-commerce (internet):  Orang dan usaha secara kontinu selalu mencari cara lebih baik untuk melakukan usaha dan berinteraksi melalui internet dan internet memberikan kemudahan bagi perorangan dan pemilik usaha kecil untuk memiliki lini depan usahanya seperti perusahaan-perusahaan besar.  Karenanya tidak mengejutkan bahwa e-commerce diperkirakan akan meberikan dampak semakin besar terhadap ekonomi dibandingkan dengan revolusi industri sebelum era ini. 

Apabila fata statistik ini tidak menginspirasi anda tuntuk meraih kesempatan besar di industry kebugaran dan e-commerce, maka tolong untuk periksa degup jantung anda!  Di abad 20 kehidupan kita berubah secara revolusioner oleh Personal Computer (PC)dan industry transportasi (mobil/motor dan pesawat udara).  Revolusi yang sama sekarang sedang berlangsung di abad 21 ini.   Apabila anda adalah bagian dari industry kebugaran (“ wellness industry”) yang menawarkan variasi produk dan jasa yang tersedia, maka anda memiliki kesempatan sekarang juga untuk ikut gelombang kebebasan finansial.  



THE WELLNESS INDUSTRY REVOLUTION

Apakah anda tahu bahwa kesempatan finansial yang  menguntungkan sekarang ini adalah industri kesehatan dan kebugaran (“wellness industry”).  Kenapa?  Karena setiap orang menginginkan kesehatan lebih baik, mereka ingin kelihatan lebih muda dan hidup lebih lama, menikmati kehidupan di umur mereka.  Dan sekarang terbukti bahwa orang dapat melakukan sesuatu untuk merasa lebih baik, menurunkan berat badan, mencegah sakit dan penyakit, tampak lebih muda dan merasa lebih kuat meski mereka bertambah umur.  Ada bukti ilmiah bahwa masalah kesehatan kita berhubungan dengan kombinasi kekurangan nutrisi dan keracunan lingkungan.  Juga sekarang tumbuh apresiasi lebih terhadap kemampuan alami tubuh untuk mendukung kesehatan dan kebugaran. Industri kesehatan dan kebugaran berbasis pada pemberian dukungan kepada tubuh kita untuk mencapai kesehatan optimal dan hidup berkualitas.  Secara tradisional kebanyakan orang berhubungan dengan industri obat-obatan ketika mereka sedang sakit atau merasa tidak sehat.  Fokus pengobatan selama beberapa abad berlangsung adalah dalam hal merawat orang sakit daripada melakukan pencegahannya. Saat ini industry kesehatan dan kebugaran berada di omset penjualan US$ 500 Milyar, naik dari angka US$ 200 Milyar lebih dari 5 tahun lalu.  Industri ini akan meningkat dua kali lipat menjadi US$ 1 Trilyun dalam 5 tahun ke depan.  Ini adalah karena perkembangan industry kebugaran sendiri dan juga tindakan melawan akibat dampak buruk dari industri makanan (sebesar US$ 1,3 Trilyun) dan industri obat (sebesar US$ 2 Trilyun).

Pergerakan menuju kebugaran mulai perlahan tetapi sekarang bergerak cepat membangun momentumnya sejalan dengan orang-orang yang telah berumur dan mapan memiliki keinginan untuk mempertahankan kebugaran mereka. Komitmen untuk proaktif dan mencegah sakit dan penyakit degeneratif sudah lebih memasyarakat sekarang ini.

Ketika kelompok usia senior (matang, mapan) mencapai usia 60 tahun, maka kebugaran menjadi investasi yang penting dan besar bagi kelompok usia ini. Dan ketika investasi ini menjadi terjangkau maka dividen menjadi tidak ternilai. 

Jadi bagaimana kita bias masuk ke industry kebugaran ini (“wellness industry”)?  Banyak cara   orang dapat masuk ke dalamnya, tetapi satu cara yang paling potensial adalah melalui usaha yang menggunakan pola pemasaran jaringan (“network marketing”).  Cara ini juga dikenal sebagai “one-on-one marketing, direct marketing, referral marketing atau relationship marketing”.  Mengapa ini menjadi potensi yang sangat besar?

Karena anda sudah memiliki lini produk kesehatan dan kebugaran yang lengkap, hal yang anda perlu lakukan hanya memasarkannya. 

1. Biaya memulai (“start up”) nya sangat rendah, yaitu hanya Rp 100.000 ,-   

2. Resiko rendah dan fleksibel.   

3. Tidak ada PHK. .   

4. Dapat mengendalikan waktu dan aktifitas lebih baik.  

5. Lebih banyak waktu dengan keluarga.   

6. Berkurangnya waktu untuk bolak-balik transportasi rutin.   

7. Mendapatkan “Residual Income”.   

8. Dapat dijalankan dari rumah.   

Orang bergabung dalam industri kebugaran karena tertarik dan peduli pada kesehatan merekan dan ingin meningkatkan pengetahuan kesehatan, kebugaran dan produk-produk yang dapat membantu mereka mencegah sambil mengatasi masalah kesehatannya secara alami. Apabila anda ingin mendapatkan keuntungan dari industri kebugaran ini, dari para kelompok usia senior matang dan mapan dan orang-orang yang peduli sehat yang mengeluarkan milyaran uang per tahun untuk produk-produk nutrisi dan kesehatan …

INI ADALAH SAATNYA ANDA !!



Sabtu, 12 Maret 2011

HIGHER AWARDS


video teaser n21 business education system

 

http://globalbusinesseducationsystem.blogspot.com/2011/02/were-not-guessing.html

Global Business Education System

Thursday, March 10, 2011

Sebuah Anjuran Pakar Terkemuka Dunia

Sebuah Anjuran untuk ber-Bisnis Abad 21

Beberapa waktu lalu telah diluncurkan buku terbaru Robert T. Kiyosaki yang berjudul “The Business Of The 21st  Century”.   Seperti buku-bukunya terdahulu “Rich Dad, Poor Dad”, “The Cashflow Quadrant”, “Retire Young, Retire Rich”, “Rich Kid, Smart Kid”, “The Business School” dan judul-judul lain yang tidak kalah bagusnya, telah memberikan perspektif, persepsi dan paradigma baru bagi masyarakat dunia tentang arti penting MELEK FINANSIAL.

Sejak itu -- buku Rich Dad, Poor Dad -- berbagai macam kalangan intelektual, akademisi, pengusaha, birokrat, bahkan ibu rumah tangga dan pelajar sekolah menengah umum mulai banyak membaca buku-bukunya dan menjadikan sebagai sebuah rujukan baik dan profesional. Masyarakat mulai mengenal ide bekerja untuk membangun asset,  konsep “passive income vs active income”, konsep 4 kuadran (employee, self employed, business owner, investor), ide uang bekerja untuk kita dll.

Khusus mengenai buku barunya “The Business Of The 21st Century”  merupakan sebuah bukti bahwa Robert T Kiyosaki selalu dinamis, teliti meneliti dan tajam dalam pemikirannya. Buku ini adalah sebuah kelanjutan dari buku “The Business School for people who like helping people” (terbit tahun 2001). Dibutuhkan 9 tahun kemudian Robert untuk memperdalam dan mempertajam isinya dengan perkembangan-perkembangan yang terjadi di dunia financial, bisnis, teknologi, pola piker masyarakat dan sebagainya. Itu dilakukannya dengan observasi, meneliti bahkan mendalami sehingga dapat melakukan pembuktian-pembuktian kebenaran pemikirannya.

Robert mengatakan bahwa sekarang apabila masyarakat ingin mandiri, mapan dan memiliki kebebasan keuangan, maka jalan yang ditempuh adalah “bukan” bekerja untuk orang lain tetapi memiliki usaha sendiri.  Apalagi bila orang ingin menjadi kaya, sudah tentu bukan dengan bekerja untuk orang lain.  Semangat untuk memulai, membangun dan diversifikasi usaha sangat dianjurkannya.

Berbagai macam jenis peluang usaha adalah baik bila seseorang memiliki impian besar, hasrat, fokus dan mentor.  Kenyataannya adalah secara statistik … dari 100 orang memulai usaha, akan ada 10 orang bertahan di tahun kelima dan tersisa 1 orang di tahun kesepuluh.  Berbagai macam faktor penyebab seperti modal, resiko, waktu, tempat, keahlian dll. 

Karenanya bila disimak baik, anjuran Robert T Kiyosaki adalah bisnis yang akan melesat dan mencetak banyak orang-orang sukses adalah yang mencakup 8 aset ini, yaitu 1)edukasi bisnis, 2)lingkaran berbagi, 3)kekuatan jejaring sosial, 4)pengembangan diri, 5)kepemimpinan, 6)bisnis yang diduplikasi, 7)system yang unggul dan 8)impian besar.  Kedelapan aset ini merupakan hal penting untuk suksesnya sebuah bisnis di abad 21.


Kesimpulan Robert T Kiyosaki adalah bisnis yang menggunakan cara pemasaran jaringan (network marketing) adalah yang mencakup semua 8 aset tersebut.  Masih banyak orang yang belum tahu benar dan mengerti tentang konsep pemasaran jaringan, sehingga menimbulkan persepsi yang keliru tentang cara ini.  Berikut adalah sebuah ilustrasi tentang perbedaan cara bisnis:  
  1. Direct Selling ... 1 x 1000
  2. Multi Level Marketing ... 10 x 100 
  3. Guerilla Marketing ... 100 x 10
  4. Network Marketing / Franchising ... 1000 x 1
  5. Referral Marketing ... 1000 x 10
  6. Intellectual Distribution ... 1000 x 100
  7. Attraction Marketing ... 1000 x 1000
  8. e-Commerce ... 1000^10

Deskripsi dari masing-masing pendekatan:
  • Direct Selling: berorientasi kental pada sales product ... tercermin dengan 1x1000 ... yaitu seorang salesman bisa menjual 1000 produk. Tetapi bila salesman tsb sakit, tidak akan ada penjualan/omset.
  • Multi Level Marketing: berorientasi pada perekrutan beberapa salesman untuk bisa menjual sehingga bisa mencapai omset lebih besar ... tercermin dengan 10x100 ... yaitu beberapa salesman (10 orang) menjual banyak (100) produk. Tetapi bila semua salesman sakit/tidak aktif, maka tidak akan ada penjualan/omset.
  • Guerilla Marketing: berorientasi pada membentuk sel-sel/kelompok kerja (seperti gerilyawan) yang mahir melakukan marketing (bukan sales) untuk bisa memasarkan produk ke target pasarnya ... tercermin dengan 100x10 ... yaitu para marketer (100 gerilyawan) aktif melakukan pemasaran beberapa (10) produk. 
  • Network Marketing / Franchising: berorientasi pada pembentukan komunitas konsumen yang loyal yang mengkonsumsi produk ... tercermin dengan 1000x1 ... yaitu para konsumen (1000 orang) menggunakan sedikit (satu) produk saja. Bila para konsumen sakit, mereka tetap akan belanja rutin kebutuhan mereka alias omset penjualan tetap terjadi.
  • Referral Marketing: berorientasi pada konsumen yang loyal mengkonsumsi beberapa produk ... tercermin dengan 1000x10 ... yatu para konsumen loyal (1000 orang) menggunakan beberapa (10) produk. Bila para konsumen sakit, mereka tetap akan belanja rutin kebutuhan mereka alias omset penjualan tetap terjadi.
  • Intellectual Distribution: berorientasi pada rekomendasi dan distribusi oleh para konsumen kepada komunitas sekeliling mereka, karena para konsumen ini juga menjadi pelaku bisnisnya ... tercermin dengan 1000x100 ... yaitu para 1000 konsumen (sekaligus pebisnisnya) memberikan rekomendasi ke lingkungannya tentang sejumlah (100) produk/jasa yang mereka gunakan/nikmati/senangi dan mendistribusikannya kepada para pengguna.
  • Attraction Marketing:  berorientasi untuk menarik perhatian potensi konsumen yang lebih luas dengan menggunakan teknologi dan hal-hal yang menarik perhatian (kalimat, logo, warna, produk, fitur, manfaat) sehingga jumlah "traffic" konsumen yang ingin berkunjung melihat dan merasakan meningkat signifikan dan dari situ terjadilah rekomendasi dan referral kepada potensi konsumen dan komunitas lainnya. ... tercermin dari 1000x1000 ... yaitu 1000 konsumen menarik perhatian 1000 konsumen lain via teknologi, kekuatan sosial media, komunitas dll.
  • e-Commerce: beorientasi pada komunitas konsumen yang luas yang dapat bertransaksi dengan tidak dibatasi waktu dan wilayah, juga sekaligus mereka bisa melakukan rekomendasi (referral) kepada lingkungannya dan bisa mendistribusikannya ... tercermin dengan 1000^10 ... yaitu para 1000 konsumen dapat melakukan variasi dari konsumsi, rekomendasi, pemasaran dan memiliki bisnisnya juga jalur distribusinya.
Sebagai analogi sederhana untuk mendapatkan gambaran terhadap setiap hal di atas. Ibaratnya BURGER bisa dijual dengan beberapa cara seperti:

1)Dijual di rumah
2)Dijual di gerobak di pinggir jalan
3)Dijual dengan dagang keliling asongan
4)Dijual di sebuah "rumah makan"
5)Dijual dengan cara seperti McDonald (franchise).

Sama-sama BURGER sebagai obyeknya, tetapi bila kita memilih salah satu tentunya ada konsekuensi logis jenis upaya yang akan terkait. Tapi bila kita ingin memiliki BISNIS BURGER yang SUKSES BESAR, tentunya kita akan mengambil pilihan seperti sistem McDonald (meskipun tidak lebih enak daripada yang dibuat di rumah).

Dengan paparan di atas dapat meluruskan mis-persepsi dan mis-konsepsi yang terlanjur keliru dianut oleh masyarakat sehingga merugikan para pebisnis, pelaku usaha, produsen produk, penyedia jasa dan juga para konsumen.

Dalam hal contoh di atas pendekatan pemasaran jaringan seperti McDonald membuktikan bahwa 8 aset yang dimaksud Robert T Kiyosaki tercakup di dalam bisnis Mcdonald yaitu keunggulan sistem, bisnis yang diduplikasi, edukasi bisnis, pengembangan diri, kepemimpinan, kekuatan jejaring sosial, lingkaran teman berbagi, dan impian besar.

Persoalannya sekarang adalah bagaimana dengan modal, resiko, waktu, tempat dan keahlian ?  Karena usaha waralaba seperti McDonald, KFC, Indomaret, Alfamart, Apotik K24 dan waralaba lain membutuhkan modal yang tidak sedikit.  Tidak semua orang mampu untuk memulainya dengan pertimbangan 5 faktor tersebut.

SOLUSInya … ikuti anjuran Robert T Kiyosaki untuk mencoba, memulai, mendalami, mengalami dan menikmati proses dan hasilnya … melalui bisnis pemasaran jaringan.  Dimana dalam hal kekinian dikemas dan dikombinasikan dengan trend dunia dan perkembangan socio-techno terkini, yaitu dengan “e-Networking”.  

Kombinasi trend industry berkembang, kekuatan jejaring sosial, teknologi, pemasaran jaringan, edukasi bisnis berada dalam 1 wadah yang terintegrasi.  Ini akan menjadi realistis, sederhana dan mudah diikuti dan dimulai oleh semua orang “yang punya mimpi dan berniat” untuk meraih kemandirian, kemapanan dan kemakmuran yang berkelimpahan.

Selamat memutuskan untuk masa depan yang lebih baik !!!


Aldi A. Affandi
Personal Coach for Success